RE Nainggolan: Tapasada Academy Program Brilian untuk Peningkatan SDM dan Ekonomi Taput

Memberi Setidaknya Empat Dampak Besar
Redaksi

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Dr. RE Nainggolan, MM menilai program Tapasada Ekonomi yang merupakan implementasi program unggulan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sebagai terobosan strategis dan brilian yang akan memberikan dampak luas bagi pembangunan sumber daya manusia, perekonomian daerah, hingga peningkatan kualitas perguruan tinggi di Tapanuli Utara.

Silaturahmi Penuh Keakraban

Hal tersebut disampaikan mantan Bupati Tapanuli Utara periode 1999-2004 yang kini menjabat Ketua Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Wilayah Sumut-Aceh saat diwawancarai di Kantor MPK Wilayah Sumut-Aceh, Jalan Gaperta No. 309, Medan Helvetia, Kamis (2/7/2026).

Menurut RE Nainggolan, sedikitnya terdapat empat dampak positif yang akan dihasilkan dari pelaksanaan program Satu Sarjana dalam Keluarga tersebut.

"Dari sisi ekonomi daerah, program ini akan mampu mencegah capital flight atau keluarnya perputaran dana pendidikan dari Tapanuli Utara. Selama ini diperkirakan puluhan miliar rupiah setiap tahun mengalir ke luar daerah karena digunakan membiayai anak-anak kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Jika lebih banyak mahasiswa kuliah di Tapanuli Utara, dana tersebut akan tetap berputar di daerah dan memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan, dampak berikutnya adalah meningkatnya kualitas perguruan tinggi di Tapanuli Utara, seperti Unita. Bertambahnya jumlah mahasiswa akan menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi setiap perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu pendidikan, kualitas dosen, fasilitas, maupun tata kelola.

"Ini konsekuensi logis yang harus dilakukan perguruan tinggi. Jangan ada lagi perguruan tinggi yang abal-abal. Semua harus meningkatkan kualitas sehingga mampu bersaing dengan perguruan tinggi di luar Tapanuli Utara," katanya.

Selain itu, menurut RE Nainggolan, program tersebut juga memberikan manfaat besar bagi pembinaan karakter generasi muda. Dengan tetap menempuh pendidikan di daerah asal, mahasiswa akan tetap berada dalam pengawasan keluarga sehingga orang tua dapat terus memberikan pembinaan terhadap karakter, kepribadian, serta mengawasi anak-anak agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba maupun pergaulan bebas.

Ia menambahkan, keberadaan lebih banyak mahasiswa di Tapanuli Utara juga akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

"Hasil pertanian, UMKM, usaha rumah kos, transportasi, dan berbagai sektor jasa akan berkembang karena jumlah penduduk produktif tidak berkurang. Bahkan, jika kualitas perguruan tinggi semakin baik, mahasiswa dari daerah lain akan datang kuliah ke Tapanuli Utara sehingga ekonomi masyarakat ikut bertumbuh," ungkapnya.

RE Nainggolan yang dikenal sebagai Sekdaprovsu 2008--2010 itu juga menilai program "Satu Sarjana dakan Keluarga" memiliki tujuan yang sangat mendasar, yakni memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan tinggi.

Silaturahmi Penuh Keakraban

"Setidaknya satu anggota keluarga bergelar sarjana akan membuka peluang memperoleh pekerjaan yang lebih baik, meningkatkan taraf ekonomi keluarga, sekaligus menjadi motivasi bagi anggota keluarga lainnya untuk melanjutkan pendidikan. Karena itu saya melihat program ini sebagai investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Program Tapasada Academy merupakan salah satu program unggulan Bupati Tapanuli Utara, Jonius T. P. Hutabarat, melalui kebijakan "Satu Sarjana Satu Keluarga". Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tidak hanya membiayai pendidikan mahasiswa hingga lulus, tetapi juga memberikan pendampingan secara berkelanjutan bersama mitra pemerintah.

Para penerima beasiswa juga akan dibekali kemampuan bahasa asing, penguatan soft skills, serta difasilitasi mengikuti magang dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara maupun berbagai mitra pemerintah.

Program itu diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda Tapanuli Utara untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah asal, sehingga semakin banyak sumber daya manusia unggul yang lahir, berkembang, dan berkontribusi bagi kemajuan Tapanuli Utara.

```

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pengusaha Handoko Hardjono Kunjungi MPKW Sumut Aceh

Pendidikan

RE Nainggolan Apresiasi Respons Cepat Wali Kota Medan

Pendidikan

Aksi Cepat Gubsu Bantu Kontingen Pesparawi yang Alami Kendala Tiket Pulang di Papua

Pendidikan

Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat, Kakanwil Imigrasi Bangun Kebersamaan

Pendidikan

Tarutung Siap Sambut Rakernas V MPK Indonesia, Dihadiri 250 Utusan Daerah

Pendidikan

MPKW Sumut–Aceh Salurkan Bantuan 1.000 Tas Sekolah untuk 32 Yayasan Pendidikan Kristen