Dua sahabat yang sangat kompak sekaligus punya latar belakang yang sama sebagai tokoh masyarakat seolah bernostalgia di kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara dan membahas isu kebangsaan yang saat ini di tuan rumahi oleh Sumatera Utara yaitu hari doa nasional (HDN). Kedua tokoh itu adalah Dr. RE Nainggolan, MM yang lama berkarir di birokrasi (birokrat) dan Drs. Baskami Ginting politisi sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara dari PDI Perjuangan. Visi, partai boleh beda, tetapi kedua tokoh ini selalu bisa duduk bersama untuk memajukan bangsa dan Sumatera Utara ini pada khususnya, begitulah terlihat pertemuan yang sangat akrab antara Dr. RE Nainggolan, MM dan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara.
Bertempat di ruang kerja Ketua DPRD Sumut Drs. Baskami Ginting menerima audensi panitia Hari Doa Nadional 2023. Mengawali audensi RE Nainggolan melaporkan, Ketua Umum Panitia Hari Doa Nasional Devi Luhut Panjaitan Br Simatupang dan Ketua Pelaksana Harian Pdt. R. Bambang Jonan yang berhalangan hadir secara fisik pada audensi hari ini. Ia melaporkan, Medan menjadi tuan rumah kegiatan bertema 'Berdoalah Demi Kesejahteraan Bangsa' (Yeremia 29:7) yang akan diselenggarakan pada tanggal 4-5 Juli 2023 di Rumah Persembahan.
RE Nainggolan memastikan, meski kegiatan mengumpulkan ribuan orang tapi tidak ada tersangkut politik praktis. “Politik yang diusung adalah politik kebangsaan untuk mempertebal religi umatnya,” tegasnya. “Itulah sebabnya subtema mengajak dan menuntun umat bersatu dalam doa dan kalian untuk menciptakan kesejahteraan, toleransi dan kebersamaan.
Justru di kegiatan sentral tersebut mendoakan bangsa agar tetap bersatu dan menjadikan perbedaan yang ada sebagai pemersatu bangsa. "Semua yang hadir berdoa memakai hati nurani, untuk bangsa dan negara tercinta,” tegasnya. RE Nainggolan menambahkan bahwa Hari Doa Nasional pertama dilaksanakan di jayapura pada tahun 2022 dan menetapkan medan sumatera utara menjadi tuan rumah tahun 2023.
Pdt. Lukman Siregar menambahkan, kegaitan dipusatkan di GBI Rumah Persembahan yang dapat menampung belasan ribu umat. Acara ibadah pembuka dengan tata ibadah Khatolik dan kata pembuka dari Pimpinan Sinode HKBP dengan ibadah penutup dengan tata ibadah HKBP. “Panitia sudah mengatur sedemikian rupa. Artinya, meski yang hadir belasan ribu, tapi sudah dimanajemeni dengan baik dan persiapan sudah 75%.
Ia melaporkan, pimpin sinode juga membatasi kepersertaan umatnya untuk hadir. “Kegiatan dipancarluaskan ke 500 kota di Indonesia yang mengadakan doa bersama. Artinya, warga yang jauh dari Medan, dapat mengikuti real time via media digital,” jelas Pdt. Lukman.
Ketua DPRD Drs. Baskami Ginting menyampaikan suatu kehormatan Sumatera Utara ditetapkan sebagai tuan rumah HDN. Kepercayaan ini harus kita jaga, oleh karenanya kita harus memberi yang terbaik kepada seluruh peserta khususnya para Pimpinan Sinode dan Pimpinan Lembaga Gereja yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Makanya begitu Pak RE Nainggolan tokoh kita menyampaikan bahwa panitia mau audensi langsung saya sambut menjadi kegiatan pertama hari ini kata Drs. Baskami Ginting menambahkan.