Saat diwawancarai oleh Jurnal Pemerintahan terkait dengan Pilpres 2024 ini Ephorus Emeritus HKBP sangat tegas mengatakan sebagai pembuka bahwa kita wajib mendukung pemilihan Presiden dan Legislatif yang jujur, bersih, adil, dan penuh dengan hikmad. Artinya, sekalipun kita pilihan yang berbeda mari kita utamakan persatuan dan kesatuan bangsa ini bahwa kita semua adalah saudara, tegas Ephorus Emeritus HKBP baru baru ini di kediamnya, Medan (JP, 4/01/2024).
Saat ditanya tentang siapa yang menjadi pilihannya di Pilpres 2024 ini Pdt. Bonar menegaskan dan mengatakan bahwa saya punya pilihan yang datang dari hati nurani, dan melihat rekam jejaknya dulu siapa Capresnya. Dari Capres ini saya sudah mantan dan penuh dengan Hikmad untuk memiliha pasangan Nomor 2, Prbowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang disuung oleh Partai Golkar, Gerindra dan kawan kawan, tegas Pdt. Dr. Bonar Napitupulu.
Masih dalam pernyatannya Pdt. Dr. Bonar Napitupu selalu terkenang pada penghujung tahun 2008, pak Prabowo mengunjungi saya di kantor saya ditemani adiknya Hasyim Djojohadikusomo dan adik saya Martin Hutabarat. Saya kaget, terkejut pak Prabowo mengunjungi saya, saya yang tidak banyak dikenal orang. Kami bercakap-cakap 2 1/2 jam hanya mengenai: meningkatkan ekonomi masyarakat. Beliau menawarkan "beternak lembu". Beliau yang menyediakan lembunya, tekhnologinya, ahlinya. Jemaat hanya menyediakan lahan. Beliau mengatakan: Saya ingin semua jemaat bapak, terutama anak-anak minum susu sedikitnya 1 x 1 hari. Sayang, jemaat saya belum siap. Dari semua pembicaraan itu saya tahu, di hati dan pikiran pak Prabowo hanya rakyat, rakyat, terutama rakyat kecil, tegas Pdt. Dr. Bonat Napitupulu.
Tetapi pesan terakhir, Pdt. Dr. Bonar mengeaskan bahwa dalam proses Pilpres ini semua kubu harus mengutamakan persatuan, kepentingan bangsa, dan juga keselamatan bangsa. Mari mmebangun mental siap kalah dan siap menang karena beda pilihan hal bias adan merupakan anugerah kepada kita, tegas Pdt. Dr. Bonar Napitupulu lagi.