Fakultas
Kedokteran Universitas HKBP Nommensen (FK UHKBPN) sukses menyelenggarakan
Pertemuan Ilmiah Nommensen Medika Nasional (PINMAS) ke-4. Kegiatan berlangsung
selama tiga hari, Rabu hingga Jumat, 7â€"9 Oktober 2026, bertempat di Aula Lantai
6 Gedung Murni Sadar, Fakultas Kedokteran UHKBPN, Medan.
Dalam
sambutannya, Ketua Panitia Dr. dr. Sisca Silvana, M.Ked(Ped), Sp.A(K)
menyampaikan bahwa rangkaian PINMAS ke-4 diawali dengan workshop pada hari
pertama, yang diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri atas dokter
peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), dokter umum, dan mahasiswa
kedokteran. Workshop menghadirkan tiga topik keterampilan klinis:
•
Ultrasonografi
Abdomen,
instruktur dr. Rahel M. Sitorus, Sp.Rad(K-RI)
•
Perawatan
Kulit Dasar (Basic Skin Care), instruktur dr. Joice Sonya Gani Panjaitan, SpDVE,
FINSDV, MKM
•
Teknik
Dasar Penjahitan Luka,
instruktur dr. Owen Sitompul, M.Ked(Surg), Sp.B
Dekan FK
UHKBPN, Dr. dr. Leo Simanjuntak, Sp.OG, yang juga tampil sebagai
narasumber, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran panitia atas
terselenggaranya kegiatan dengan perencanaan yang matang. Dekan menegaskan
bahwa PINMAS dilaksanakan secara rutin setiap dua tahun dengan menampilkan
pembicara tingkat nasional, sehingga telah menjadi salah satu ajang ilmiah
kedokteran yang bergengsi di Sumatera Utara.
“PINMAS adalah wujud
komitmen Fakultas Kedokteran UHKBPN untuk terus menghadirkan forum ilmiah yang
berkualitas, mempertemukan para pakar nasional dengan dokter, residen, dan
mahasiswa, demi pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat,” ujar Dekan.
Hari
kedua, Kamis, 8 Oktober 2026, dibuka secara resmi dengan sambutan dari ketua
panitia Dr.dr.Sisca Silvana, MKed(Ped), SpA(K), Dekan FK UHKBPNDr.dr. Leo
Simanjuntak,SpOG, Rektor UHKBPN diwakili
WR-4 DR.Ir.Erika Pardede, Mapp.Sc sekaligus membuka acara secara resmi, dan Ketua
Panitia, dan Ketua Forkom FKIK-BKPTKI Prof.Dr.dr.Mardi Santoso, SpPD-KEMD. Acara
dilanjutkan dengan dua plenary lecture:
•
Plenary
I: Perspektif
Etik pada Perawatan Penyakit Stadium Akhir/Terminal Stage â€" Dr. dr. Benny
Satria, M.Kes., S.H., M.H., FISQua
•
Plenary
II: One
Health Paradigm in Emerging Zoonoses Era â€" Brigjen TNI (P) dr. Alexander
K. Ginting, Sp.P(K), FCCP
Kedua sesi plenary
dimoderatori oleh Dr. dr. Jenny R. Sihombing, Sp.PK. Selanjutnya, Simposium
I mengangkat tema “Kecerdasan Buatan (AI) pada Dunia Kedokteran” dengan
narasumber Dr. dr. Ronald Winardi Kartika, Sp.B-TKV, Subsp.VE(K), M.Biomed,
M.H.Kes, MMRS (AI dalam Penelitian) dan dr. Chrispian Oktafbipian Mamudi,
Sp.PD-KP (AI dalam Praktik Klinis), dengan moderator dr. Okto Marpaung,
M.Biomed. Siang harinya, peserta mengikuti sesi Presentasi Oral dan Poster
ilmiah.
Pada
hari ketiga, Jumat, 9 Oktober 2026, ditampilkan dua plenary lecture yang
dimoderatori oleh dr. Johan C. Silaen, M.Ked(Ped), Sp.A:
•
Plenary
III: Planetary
Health
â€" dr. Inke Nadia Diniyanti Lubis, PGDip PID, FAAET, M.Ked(Ped), Sp.A, Ph.D
•
Plenary
IV: Antimicrobial
Resistance as a One Health Catastrophe: From Soil and Slurry to the Intensive
Care Unit
â€" dr. R. Lia Kusumawati, M.Biomed., Sp.MK(K), Ph.D
Simposium 2 bertema “Tuberkulosis
pada Kondisi Khusus: Tantangan Klinis dan Tata Laksana Terintegrasi”
menghadirkan dr. Tambar Kembaren, Sp.PD-KPTI (Koinfeksi TB-HIV), Prof. Dr. dr.
Bintang Yinke Magdalena Sinaga, M.Ked(Paru), Sp.P(K) (Koinfeksi TB-DM), serta
Dr. dr. Leo Simanjuntak, Sp.OG yang membawakan topik “Tuberkulosis pada
Kehamilan: Tantangan dan Risiko bagi Ibu dan Janin”. Sesi diskusi dimoderatori
oleh dr. Joseph P. Sibarani, M.Ked(PD), Sp.PD.