Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumut-NAD memprioritaskan pembentukan koordinator daerah kepulauan Nias. Pasalnya, Yayasan Pendididikan Kristen di kepulauan Nias cukup banyak. Sebagaimana menguat dalam rapat perdana Pengurus MPKW Sumu-NAD yang dilaksanakan pada Senin (4/11/2024).
Rapat yang dipimpin Ketua MPKW Sumut-NAD Dr. RE. Nainggolan, MM dihadiri badan pengawas Sanggam Hutagalung, SE, MM. Sesuai inventarisasi data yayasan pendidikan kristen di Wilayah Sumut, Kepulauan Nias merupakan daerah yang cukup strategis. Seiring dengan jumlah yayasan, diikuti dengan case yang ditemukan di sana.
"Akhirnya, dalam rapat berdasarkan masukan dan analisis para Majelis, kita jadikan Kepulauan Nias sebagai prioritas. Akan segera kita bentuk koordinator daerah kepulauan Nias. Sebelum itu, kita akan langsung melakukan konsolidasi ke bawah," ujar Dr. RE Nainggolan usai memimpin rapat yang digelar di Yayasan Kalam Kudus 2 Medan itu.
Selain itu, dalam rapat disepakati sejumlah program kerja lainnya diantaranya penyelarasan antara tugas dan fungsi yayasan, kepala sekolah, guru. Kemudian sosialisasi tentang regulasi, dana bos dan program lainnya.
Acara ini diawali dengan doa oleh St. Ir. TM Napitupulu dilanjutkan dengan pengantar dari Ketua Dr. RE Nainggolan, MM dan Sekretaris Drs. Edward Sitorus, MPd. Rapat berjalan kondusif. hadir Anggota DPRD Sumut Frans Dante Ginting dan Landen Marbun, SH, MH yang duduk dalam kepengurusan MPK SU-NAD.
Berbagai masukan juga disampaikan para majelis yang hadir diantaranya Jepry Sipayung, Adelina Silaen, Veronika Sitanggang, Parapat Gultom, Dana Barus, Murbanto Sinaga, Bilter Sirait dan Jadi Pane.
Pada penghujung acara rapat RE Nainggolan menekankan kepada masing-mading bidang untuk membuat program jangka pendek, menengah dan panjang serta meminta kepada pengurus dan pengawas untuk memberi janji iman dalam rangka operasional MPK. Rapat kemudian ditutup dengan doa oleh Kasmin Sembiring.