Satu Suara! GMKI Gunungsitoli Kawal RUU Daerah Kepulauan dan Desak Percepatan Provinsi Kepulauan Nias

Redaksi

jurnalpemerintahan.com -GUNUNGSITOLI â€" Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Gunungsitoli Masa Bakti 2025-2027 menggelar diskusi publik yang mempertegas sikap kolektif dalam mendorong pengesahan RUU Daerah Kepulauan sekaligus mendukung penuh percepatan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula STT Syalom, Kamis (23/4).

Dalam keynote speech-nya, Ketua Cabang GMKI Gunungsitoli, Nurman Samehuni Gea, menegaskan bahwa perjuangan ini tidak akan berhasil tanpa adanya persatuan yang kokoh. "Saya mengajak seluruh mahasiswa, elemen pemuda, dan segenap lapisan masyarakat di Kepulauan Nias untuk menanggalkan ego sektoral. Kita harus bersatu padu, merapatkan barisan, dan menyuarakan satu narasi besar: Kepulauan Nias harus menjadi Provinsi Kepulauan. Ini adalah momentum kita untuk merebut keadilan pembangunan," serunya dengan penuh semangat.

Diskusi yang dipandu oleh Sekretaris Cabang, Yemima Kristina Gulo, menghadirkan empat narasumber kunci:

Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia), membedah strategi lobi nasional guna memastikan aspirasi Provinsi Kepulauan Nias memiliki posisi tawar yang kuat di tingkat pusat.

Mayjen TNI (Purn.) Drs. Christian Zebua, M.M. (Ketua Umum BPP-PKN), memaparkan urgensi penguatan kedaulatan maritim Nias sebagai garda terdepan pertahanan NKRI di bagian barat.

Pdt. Dr. Saro P. Tampubolon, M.Th. (Ketua STT Syalom Nias), memberikan landasan moral bahwa perjuangan menuju Provinsi Kepulauan adalah mandat untuk merestorasi martabat masyarakat Ono Niha.

Dr. Anugerah Tatema Harefa, S.H., M.A. (Akademisi), menguraikan landasan akademis pentingnya desentralisasi asimetris agar Nias mampu mengelola potensi kepulauannya secara mandiri.

Acara ini menjadi ajang konsolidasi besar yang dihadiri perwakilan Polres Nias, Bappelitbang Nias Utara, DPC GAMKI Kabupaten Nias, HMI Cabang (P) Gunungsitoli, hingga pemuda sinodal Gereja AMIN dan Gereja AFY. Dukungan mahasiswa juga mengalir dari BEM Universitas Nias Terpilih, FORMASI, FORMAN NISUT, Senat STT BNKP Sundermann, serta jajaran Ormawa se-Fakultas Universitas Nias.

Seluruh elemen yang hadir menyepakati bahwa perjuangan ini merupakan tanggung jawab bersama lintas generasi dan lintas profesi. Sebagai simbol apresiasi dan komitmen, rangkaian diskusi ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada keempat narasumber oleh Ketua Cabang didampingi Panitia Pelaksana. Momen ini mempertegas janji kolektif untuk terus mengawal RUU Daerah Kepulauan hingga terwujudnya Provinsi Kepulauan Nias yang adil dan bermartabat.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Berita

Refleksi Hari Kartini, Sekcab GMKI Gunungsitoli Yemima Gulo: Emansipasi Bukan Sekadar Simbol, Tapi Kedaulatan Gagasan!

Berita

Tragedi 15 Warga Tewas di Puncak: PBH GMKI Desak Audit Total Satgas Habema

Berita

Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, Ketua Bidang Organisasi PP GMKI Beri Seruan : Kader GMKI dan Eks Ketum Harus Taat Konstitusi Organisasi

Berita

GMKI Desak Polda Kepri Usut Tuntas Kematian Bripda Natanael Simanungkalit secara Transparan dan Akuntabel.

Berita

GOVERNMENTPRENEUR DAN TEROBOSAN ARA SIRAIT

Berita

Sampah dan Masa Depan Lingkungan di Indonesia: Krisis, Tantangan, dan Solusi