Mari bergegas untuk terus melakukan pembenahan, inovasi, tradisi meneliti sehingga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik Universitas HKBP Nommensen Medan ini bisa punya capaian-capaian yang pada akhirnya menguatkan pelasanaan tridamra peruruan tinggi. Hal itu ditegaskan oleh Dekan FISIPOL UHN Medan Dr. Drs. Nalom Siagian, MM saat memberikan kata sambutan di acara Seminar nasional FISIPOL UHN Medan dengan topik “ Membangun Jiwa Kewirausahaan dan Inovasi Pelayanan Publi di Era Masyarakat 5.0” dengan menghadirkan pembicara Mayjen TNI (Purn) Dr. Sumiharjo Pakpahan, SIP, MM, PhD, Suci Anggriani Pakpahan, BSc, M.Sc (pengusaha nasional), Dr. Marlan Hutahaean, M.Si, Dr. Dimpos Manalu, M.Si, Dr. Johnson Pasaribu, M.Si, Dr. Hisar Siregar, SH, M.Hum, dan Moderator Drs. Charles M. Sianturi, MSBA. Acara ini diselenggerakan di Gedung Perpustakaan UHN Medan, Medan (Kamis, 14/12/2023).
Dekan Fisipol mengatakan kedepannya Prodi FISIPOL UHN Medan harus kita perbaiki capaian –capaiannya dan kinerjanya sehingga peningatakan Akreditasi bisa lebih baik, tegas Dr. Nalom Siagian, MM lagi. Sementara Rektor UHN Medan Dr. Richard AM Napitupulu, ST, MT dalam sambutannya sangat menyambut baik seminar nasional ini yang bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang kewirausahaan. Kita harapkan melalui seminar ini luaran yang kita harapkan kalaupun di Jurnal Terakreditasi SINTA 5 tetap kita dukung sebagai sebuah awal untuk membangun treadisi menulis di jurnal dan berseminar, tegas Rektor lagi.
Rektor mengatakan semoga melalui luaran seminar ini bisa terus emndorong motivasi bagi semua dosen dan juga mahasiswa utnuk membangun tradisi menulis yang terpublikasi dengan baik, tambah Rektor lagi. Rektor mengucapkan terima kasih kepada semua narasumber yang telah menyediakan waktunya untuk menyelenggerakan seminar nasional ini dan juga ini untuk kebaikan UHN Medan yang kita cintai ini, tegas Rektor lagi.
Sementara Mayjen Purn Sumiharjo Pakpahan memberikan paparan bahwa saat ini Peningkatan rasio kewirausahaan bertujuan memperkuat struktur ekonomi nasional. Di Indonesia, tingkat kewirausahaan masih berkisar 3,47% dari total penduduk. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Sumiharjo Pakpahan menegaskan bahwa saat ini Presiden telah menerbitkan Perpres nomor 2 tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional untuk mendorong penumbuhan wirausaha hingga 2024 dapat tercapai jumlah ideal 3,95% dari total penduduk Indonesia. Ini adalah komitmen yang sangat penting kita apresiasi bagaimana agar jumlah wirausaha muda bisa semkain banyak kedepan, tegas Sumiharjo Pakpahan. Sumiharjo Pakpahan mengharapkan lulusan Prodi Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis kedepan agar jadi wirausaha muda dan mulai sekarang bangun spirit kerja keras dan bangun karakter yang bagus, tegas Sumiharjo Pakpahan lagi.
Hal yang sama juga dikemukakan oleh Pengusaha nasional Suci Anggriani Pakpahan B.Sc, M.Sc membagikan pengalamnya menjadi wirausaha muda dan memang penuh dengan tantangan. Semuanya tidaklah instan dan butuh kerja keras, tegas Suci Pakpahan lagi.