Universitas HKBP Nommensen Medan kembali menorehkan prestasi dalam rangka program pengembangan Tri Darma Perguruan Tinggi di Bidang Kerja sama Internasional. UHN Medan dalam waktu dekat akan mengirimkan dua orang mahasiswa berprestasi dari Fakultas Teknik Program Studi Teknik Mesin untuk mengikuti pelatihan Intensif (Intensive Workshop)khusus Aplikasi Teknologi D3 Printing di National Taipe University of Technology (NTUT) di Taiwan selama dua bulan terhitung mulai 1 Juli -31 Agustus 2023. Kedua orang mahasiswa ini adalah mahasiswa angkatan tahun 2022, Rian Hitler Rajaman Saragih (NPM 223200084) dan Cinta Siadari (NPM 22320034).
Direktur Lembaga Urusan Internasional (LUI) Universitas HKBP Nommensen, Drs. Charles Sianturi, MSBA didampingi oleh Wakil Rektor IV Dr. Ir. Erika Pardede,.M.App.Sc dalam arahan dan paparanya mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa ini. “Program ini sangat bagus, terimakasih atas inisiatif mahasiswa yang dua orang ini dalam mendukung kegiatan kerja sama Internasional UHN,” ucapnya.
Cinta mengaku gembira dan bangga mendapat kesempatan Internship diluar negeri selama 2 bulan. “Perasaan senang pastinya karena melalui ini saya diberikan kesempatan untuk dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dan keahlian saya. Semoga kampus Nommensen bisa go Internasional,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan oleh Rian. ‘Harapanya semoga kedepannya terutama UHN mengalami kemajuan dan dapat hal bersaing dengan internasional, menunu World Class University,” tegasnya.
Apa itu Printing 3D
Dulunya, mesin printer hanya digunakan untuk mencetak gambar atau tulisan ke media seperti stiker, kertas, piring, plastic atau dalam bentuk foto. Namun saat ini sudah ada teknologi lebih canggih yang merupakan 3D printer. Untuk yang belum familiar, 3D printer adalah sebuah proses untuk membuat atau mencetak benda padat atau 3 dimensi dari desain yang sudah tersedia dalam format digital dan dibuat ke dalam bentuk 3D yang tidak sekedar nampak secara kasat mata namun juga bisa disentuh langsung, bisa diraba dan memiliki volume tertentu.
Tentu saja kemajuan teknologi yang satu ini menjadi sebuah keberhasilan yang sangat menggembirakan karena kebutuhan mencetak apapun saat ini tidak lagi sekedar diatas kertas putih biasa namun sudah beralih ke berbagai bentuk yang lebih unik, kreatif dan limited edition.
Jika digunakan dengan maksimal maka 3D printer bisa digunakan untuk industri skala kecil, industri rumahan bahkan menunjang bisnis kita dengan skala besar sekalipun. Yang selama ini hanya berangan-angan mencetak desain dengan teknologi digital sudah bukan lagi impian belaka. Semuanya sudah menjadi nyata dan ada di depan mata kita.
Cara kerja printer 3D ini adalah dengan membuat terlebih dahulu cetakannya yang sebenarnya sama atau sejenis dengan printer konvensional yang bisa digunakan untuk menciptakan layer atau lapisan berwarna sehingga akan menghasilkan objek 3D yang nampak seperti wujud aslinya. Namun, yang membedakan pada printer 3D ini adalah yang dipakai bukan lagi tinta cetak biasa tetapi jenis plastic molten wax dan bahan lainnya seperti logam atau besi sehingga nantinya bisa menciptakan jenis model bentuk yang diharapkan. Dalam hal cetak 3 dimensi ini prinsipnya adalah yang dibutuhkan sebagai modal utama untuk menghasilkan benda 3d adalah data digital 3 dimensi. Biasanya istilah tersebut juga dikenal dengan nama CAD atau Computer Aided Design. Dimana bentuknya adalah aplikasi namun bisa menampilkan data dalam format 3D secara langsung.
Khusus di Fakultas Teknik, jenis printer ini sudah ada sekitar 3 tahun yang lewat dengan dana swadana dari dosen - dosen prodi teknik mesin yang di kordinir langsung Dr. Richard A.M Napitupulu, S.T,.M.T. Tugas akhir para mahasiswa sudah bisa mendesain komponen mesin seperti piston dan spare part lainnya dari bahan plastic filament dengan prototype yang sangat menyerupai aslinya.
