Komitmen menjaga keutuhan NKRI dengan merawat kebhinnekaaan di lingkungan internal BUMN dengan mengadakan natal di BUMN mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari tokoh masyarakat Sumut yang jugan Mantan Bupati Taput dan Mantan Sekda Provsu ini. Dr. RE Nainggolan mengatakan apa yang dilakukan oleh Ibu Menneg BUMN Liza Thohir adalah sebuah catatan khusus betapa BUMN itu sangat komit dengan kebhinnekaan dan menunjukkan kasih yang sangat luar biasa, Medan (21/12/2022).
Kita ketahui saat ini Umat Kristen sedang merayakan Natal sebagai sebuah perayaan yang sangat khusus karena juru selamat Yesus Kristus menjelma jadi manusia sebagai wujud kasih Allah Bapa yang sangat besar bagi Umat-Nya, tegas Dr. RE Nainggolan lagi. Kita lihat apa yang dilakukan oleh BUMN ini adalah wujud betapa Unit ini sangat komit dalam merawat keberagaman dan ini yang sangat kita harapkan. Berbagi dengan sesama yang dilakukan Liza Erik Thoir ini adalah wujud dari kasih kepada sesama yang diajarkan oleh semua agama, karena semua agama mengajarkan kasih kepada UmatNya, tegas tokoh masyarakat Sumut yang sangat sering turun dalam membantu kaum lemah dan difabel ini.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Jadi Pane, S.Pd, MM dengan meberikan atensi yang sangat tinggi dan apresiasi buat Ibu Menteri BUMN - Liza Thohir yangs anagt luar biasa. Kita tahu saat ini bangsa kita terus mendapat tantangan menegnai gerakan intoleran. Melalui Pesan natal BUMN yang dikordinir ibu Liza Thohir memberikan sinyal dan pesan bahwa Keberagaman adalah sesuatu yang harus dirawat karena keberagaman itu adalah anugerah dari Tuhan yang sangat luar biasa.
Dengan keberagaman yang ada seperti saat ini Ibu Meneg menegaskan komitmennya kepada semua pihak tanpa kecuali. Natal di BUMN yang sukses dan meau berbagi dengan kaum difabel adalah wujud dari Filantropi Ibu Meneg Liza Thohir yang sangat khas, tegas Jadi Pane yang juga Mantan Sekum DPD GAMKI Sumut dan mantan Sekum DPD PIKI Sumut ini lagi. Bahkan kata pengurus yayasan UHN Medan dan UHN P. Siantar ini lagi, BUMN telah menjadi salah satu "role model" dalam mengelola keberagaman di negara ini, tegas Jadi Pane lagi.
Sebagaimana yang dikemukakan oleh Jadi Pane kepada Jurnal Pemerintahan bahwa Srikandi BUMN dan Panitia Natal BUMN berbagi keceriaan natal bersama lebih dari 70 wanita binaan Yayasan Gerasa. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian perayaan Natal Bersama BUMN. Yayasan Gerasa sudah berjalan hampir 10 tahun menangani ODGJ. Saat ini sudah ada lebih dari 70 wanita ODGJ dengan kisaran usia 20 hingga 60 tahun yang dibina. Senang bisa berbagi semangat Natal dan kedepannya BUMN juga akan membuat program pelatihan buat pasien ODGJ bersama wanita-wanita hebat di Yayasan Gerasa, tegas Jadi Pane lagi.